SUKAMARA – musim kemarau yang melanda Kabupaten Sukamara mulai memicu munculnya sejumlah titik api di beberapa wilayah. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukamara karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) apabila tidak segera ditangani.
Bupati Sukamara mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, pembakaran lahan tidak hanya berisiko memicu kebakaran yang meluas, tetapi juga berdampak terhadap kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat kabut asap, serta aktivitas perekonomian masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sukamara agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi kebakaran hutan, lahan, maupun kebakaran lainnya, karena dampaknya sangat besar terhadap kesehatan, lingkungan, dan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI, Polri, Manggala Agni, dan instansi terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Pemantauan wilayah rawan serta penanganan titik api dilakukan secara intensif agar kebakaran tidak meluas.
Bupati juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kejadian kebakaran. Laporan yang cepat dinilai sangat penting agar petugas dapat melakukan penanganan sejak dini sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.
“Pemerintah daerah melalui BPBD bersama seluruh unsur terkait siap bergerak cepat dalam penanganan kebakaran. Karena itu, apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kejadian kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas,” tegasnya.
Pemkab Sukamara berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah karhutla selama musim kemarau, sehingga dampak buruk terhadap lingkungan, kesehatan, dan perekonomian dapat dihindari.(nah)
Terpanas:
Cegah Invenstasi Ilegal, OJK Gelar Sekolah Pasar Modal di Untama
Buntut Vokalis Perempuan Dilecehkan dan Diberi Celana Dalam Saat Nyanyi, Akademisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Gender
Langkah Polres Barsel Ringankan Beban Warga yang Mengalami Kekeringan
66 Pelajar Sukamara Resmi Dikukuhkan Jadi Paskibraka HUT ke-81 RI
Tingkatkan Kepastian Hukum, OJK Rilis Aturan Baru Bursa Mineral
Sarjito Mulai Pimpin Pengawasan Bursa Mineral
Wujud Kepedulian Pemkab Sukamara, Bupati Masduki Serahkan Manfaat JKM BPJS Ketenagakerjaan
OJK Pastikan Industri Jasa Keuangan Indonesia Tetap Aman
BPBD Sukamara Catat 444,95 Hektar Karhutla Hingga Agustus 2026, 204 Hektar Berhasil Ditangani
Meriah! 61 Regu Ikuti Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI di Sukamara
Ikuti Pawai Pembangunan, SMP Perdana Sukamara Kenalkan Diri ke Masyarakat
Bupati Sukamara: Pawai Pembangunan Jadi Wadah Kreativitas dan Pelestarian Budaya
Lewat Program Masbup Menyapa, Bupati Sukamara Tampung Aspirasi Nelayan Desa Sungai Damar
Musim Kemarau, Bupati Sukamara Ingatkan Warga Waspadai Potensi Karhutla
Serap Aspirasi Warga Sungai Cabang Barat, Bupati Sukamara Kawal Kebutuhan BBM Nelayan
Wujud Kepedulian TNI: Jembatan Garuda Sambungkan Desa Jihing dan Petarikan
Dengar Keluhan Nelayan Pantai Lunci, Pemkab Sukamara Komitmen Kawal Subsidi BBM
Kualitas Udara Memburuk, Warga Sukamara Diminta Pakai Masker dan Jaga Kesehatan
Bupati Masduki Imbau Masyarakat Sukamara Bersatu Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Blog
Musim Kemarau Pemicu Titik Api, Bupati Sukamara Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Dibakar


Leave a Reply