SUKAMARA – Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin menindaklanjuti permintaan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pencarian investor dan ketersediaan lahan untuk mendukung pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.
Dalam rapat koordinasi bersama BGN, Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi menjelaskan bahwa proses pemenuhan kebutuhan tersebut tidak dapat dilakukan secara instan karena harus memenuhi berbagai persyaratan dan klasifikasi yang menjadi standar bagi calon investor.
“Sesuai dengan kapasitas kami, permintaan dari pihak BGN untuk mencarikan investor dan lahan akan kami tindak lanjuti. Namun sifatnya mencari tentu harus ada presentase kelas. Para investor jadi tidak semudah itu. Tetapi kami sebagai pemerintah daerah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu,” ujarnya.
Nur Effendi menegaskan, bahwa keterlibatan investor membutuhkan proses seleksi yang matang, mulai dari kelayakan usaha, legalitas, hingga kecocokan dengan kebutuhan program MBG agar pembangunan dapur dapat terlaksana sesuai ketentuan nasional.
“Sementara itu, persoalan lahan juga memerlukan konsolidasi dengan instansi terkait, mengingat sebagian besar wilayah Sukamara masih berada dalam kawasan berstatus khusus,” pungkasnya.


Leave a Reply