SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, menegaskan pentingnya transformasi sektor pertanian dan perikanan menuju sistem yang lebih modern, berkelanjutan, dan berorientasi pasar.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 di Gedung Sport Center Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (2/8).
Dalam kesempatan itu, Masduki menjelaskan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi semata. Menurutnya, pengembangan nilai tambah, diversifikasi produk, serta perluasan akses pasar menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi petani dan nelayan di tengah tantangan ekonomi global.
“Upaya peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pengembangan nilai tambah dan akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Pemerintah daerah terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, lembaga penelitian, dan dunia usaha, untuk mewujudkan pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.
“Kami ingin mendorong petani dan nelayan agar tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga mampu mengelola usaha tani dan perikanan secara modern dan berorientasi pasar. Dengan begitu, mereka bisa lebih sejahtera dan berdaya saing,” tutupnya.


Leave a Reply