Bupati Sebut Hari Sumpah Pemuda Bukan Hanya Simbol Perjuangan Masa Lalu

SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, mengatakan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya simbol perjuangan masa lalu, tetapi juga api semangat yang abadi, yang terus menyala di dada setiap generasi muda bangsa.

“Semangat yang lahir pada 28 Oktober 1928 itu menjadi tonggak persatuan dan kebangkitan pemuda Indonesia dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan serta memperkuat jati diri sebagai bangsa yang berdaulat,” ujarnya.

Menurut Masduki, nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda harus senantiasa dihidupkan dan diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya diingat sebagai sejarah.

“Di era modern saat ini, semangat Sumpah Pemuda menjadi pendorong bagi generasi muda untuk terus berinovasi, berkarya, dan berkontribusi dalam membangun bangsa serta daerah,” jelasnya.

Masduki menjelaskan, rasa cinta tanah air harus diwujudkan melalui kerja nyata menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan bersama-sama membangun Sukamara menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

“Pemuda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.